Peran Penting Rekam Medis, Farmasi, dan Manajemen Informasi Kesehatan di Indonesia

Kesehatan adalah salah satu kebutuhan primer manusia. Setiap orang menginginkan hidup sehat, dan sampaikapan pun menjadi kebutuhan yang mutlak. Memilih kuliah di bidang kesehatan adalah salah satu hal yang tepat. Sedangkan farmasi merupakan salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi ilmu kesehatan dengan ilmu kimia, yang mempunyai tanggung jawab dalam memastikan keamanan dan kefektifan obat.


Di Jawa Barat khususnya di kabupaten subang masih sangat banyak masyarakat yang ingin melanjutkan kuliah di bidang farmasi, dan sebagian besar menginginkan lulus dengan waktu yang lebih cepat. Sedangkan program Setudi D3 farmasi adalah adalah lulusan vokasi yang handal dan siap kerja dengan jangka waktu yang lebih cepat di bandingkan dengan kuliah S1 Sedangkan Perguruan tinggi yang terdapat prodi farmasi di Jawa Barat masih Kurang, terlebih di Kota subang belum ada perguruan Tinggi yang terdapat program studi farmasi. Dengan besarnya minat masyarakat terhadap program studi D3 farmasi maka Politeknik Kesehatan Jawa Barat membuka program studi Farmasi.


Meningkatnya pelayanan kesehatan membutuhkan sistem digital dalam dunia medis di Indonesia, Sehingga dunia medis membutuhkan teknologi dan metode pengelolaan informasi layanan kesehatan berupa system pengelolaan, pencatatan, dan pengarsipan data medis yang terintegritas, akurat dan lengkap. Untuk itu diperlukan program studi yang ahli dan handal dibidangnya.


D4 manajemen informasi Kesehatan (MIK) adalah lulusan vokasi yang siap kerja handal dan ahli dalam pengelolaan, pencatatan dan informasi kesehatan. Di Jawa Barat masih banyak instansi kesehatan seperti rumah sakit klinik puskesmas yang membutuhkan lulusan manajemen informasi Kesehatan, sedangkan perguruan tinggi yang membuka program studi Manajemen informasi Kesehatan masih sangat kurang terlebih di kota subang ini belum ada perguruan tinggi yang membuka program studi manajemen informasi kesehatan.


Bidang rekam medis dan informatika kesehatan perlu didukung perekam medis yang siap bekerja dengan handal. Oleh karena itu POLTEKKES JABAR mendikrikan program studi D-III Rekam Medis dan Informatika Kesehatan dengan tujuan meluluskan perekam medis dengan kualitas yang kompeten di bidangnya.